Filsafat Administrasi Pendidikan





Definisi filsafat

         Kata filsafat berasal dari bahasa Yunani, yang asal katanya dari “philos” yaitu gemar, senang atau cinta dan “Sophia” yaitu kebijaksanaan berarti kata filsafat adalah cinta kebijaksanaan/kebenaran atau cinta kepada ilmu pengetahuan.

         Filsafat dibagi menjadi 3 yaitu:
-          Filsafat yang bersifat Kealaman
-          Filsafat yang bersifat Budaya
-          Filsafat yang bersifat Sosial
Filsafat merupakan ilmu  mencari suatu kebenaran, dengan berfikir keras sampai mendasar (radikal) kesuatu permasalahan, filsafat juga bersifat Apeiron, yang artinya kedalaman pengertian dari suatu istilah yang terkandung.
Filsafat dalam pendidikan, pendidikan itu sendiri berarti usaha mencerdaskan/mendewasakan anak sehingga berubah sikap-sikapnya dari proses belajar.
Tujuan dalam pendidikan itu membentuk manusia beriman dan bertakwa (dewasa), arti seseorang yang dewasa adalah:

1.      Memiliki sikap tanggung jawab terhadap ( 1. Diri sendiri. 2. Orang terdekat. 3. Masyarakat. )
2.      Berhubungan dengan kemampuan memilih baik-buruk, benar-salah.
3.      Memelihara harga diri ( nilai yang diperjuangkan/tertinggi dan tidak bisa ditukar).
4.      Mengerti siapa saya dan dimana saya dalam konteks hubungan sosial.

Sistem pendidikan nasional:
-          Pendidikan informal
-          Pendidikan formal
-          Pendidikan non-formal

Filsafat dan Ilmu Pengetahuan

Fisafat adalah sebuah cara pemikiran-pemikiran yang bisa diyakini  menghasilkan sebuah ilmu pengetahuan dan  ilmu pengetahuan merupakan penemuan kebenaran dari proses berpikir manusia yang menghasilkan  penemuan dan harus di buktikan melalui penelitian atau riset
         Dalam mencari kebenaran ilmu pengetahuan, filsafat juga bisa dijadikan way of life yang berarti menjadi pegangan atau pandangan hidup dan filsafat juga bisa kita jadikan sebuah keyakinan dalam setiap pengambilan keputusan.
         Arti dari keyakinan itu adalah penjelasan dalam tindakan/perbuatan tentang segala sesuatu yang ada didunia, sementara itu keyakinan tidak hanya didunia saja yang nyata (fisik) tetapi juga keyakinan yang tidak tampak oleh indera yang melampaui fisik yaitu metafisika,  meyakini adanya keberadaan Tuhan, yang ada, mungkin ada dan belum ada. Dan meyakini kebenaran akan adanya ilmu pengetahuan dalam mencari sebuah pengetahuan yang belum ada maupun yang sudah ada, pengetahuan itu bersumber dari suatu pengalaman manusia dari setiap yang dilihat, ditemukan, diteliti dan dari setiap kejadian yang dialami manusia itu sendiri yang awalnya tidak tahu menjadi tahu dan dapat diuji kebenarannya.

Pencarian kebenaran untuk mencapai kebahagiaan
Kebenaran merupakan suatu pernyataan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggung jawabkan atas kebenarannya dan kebenaran ini memiliki nilai dan makna tertinggi.
Jenis kebenaran ilmiah:
-          Metafisika
-          Etika
-          Logic/consensus
-          Empirik

Dalam mencari kebenaran tidak lepas dari metafisika dari yang ada, mungkin ada, belum ada dan dalam pencarian kebenaran melalui proses pemikiran yang mendasar/radikal, renungan yang menghasilkan sebuah kebahagiaan.
Kebahagiaan adalah persaan yang muncul ketika mencapai suatu cita-cita atau memperoleh pujian, sebuah perasaan yang diinginkan setiap manusia dalam kehidupan, mempunyai cinta, rasa senang yang menghasilkan kepuasan diri, meskipun kebahagiaan bersifat abstrak, tidak berbentuk, tidak bisa dilihat.
Mencari kebenaran adalah sesuatu yang nyata hasil pemikiran yang telah diuji dan dibuktikan melalui proses pembuktian yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dalam filsafat di dunia pendidikan adalah proses pencarian ilmu dari befikir melalui proses pembelajaran hingga tumbuh menjadi diri yang dewasa, pendidikan itu pun bersumber dari pancasila.
Pancasila adalah sebagai suatu sistem filsafat yang berkenaan dengan pendidikan, pendidikan di indonesia berlandaskan pada pancasila, dari hasil pendidikan tersebut filsafat muncul dan berkembang dari hasil pemikiran serta melahirkan teori-teori tentang pendidikan.

Pendidikan yang Bermutu

         Banyak orang mengatakan pendidikan bermutu tapi tidak tahu makna dari pendidikan yang bermutu asal kata “Mutu” yang berarti suatu keadaan dimana produsen dan konsumen untung, saling diuntungkan.


                         
MUTU :
A.    Konsumen
·         Kebutuhan
·         Keinginan
·         Harapan
B.     Produsen
·         Standar
·         Spesifikasi
·         Packer

Dalam tabel diatas kita anggap saja konsumen adalah peserta didik, dan produsen adalah tenaga pendidik. Peserta didik, memiliki kebutuhan, yakni kebutuhan akan pendidikan, serta keinginan, pendidikan seperti apa yang ingin di dapatkan, serta harapana apa yang ingin diwujudkan dari pendiidkan yang didapat itu.
Sesuatu yang bermutu itu harus ada yang ditengah antara penghasil dan konsumen (konsumen dan produsen juga saling menguntungkan) keseimbangan antara konsumen dan produsen ini sangat diperlukan.

Produsen :
                     Standar : Sesuatu yang sudah dirasakan oleh masarakat

Konsumen :
-          Kebutuhan : dasar dari konsumen
-          Keinginan :  jangkauannya lebih luas dari kebutuhan dan sifatnya abstrak
-          Harapan     : jangkauannya lebih luas dari kebutuhan dan keinginan sifatnya pun lebih      abstrak

Penghasil :
-          Spesifikasi : keunggulan/kelebihannya
-          Model         : dikemas sesuai dengan keinginan
Pendidikan menekankan pada jasa dan jasa menekankan pada mutu/kualitas.

Perspektif pendidikan di pandang dari segi filsafat

         Ilmu pendidikan : Antropologi praktis yang normative
: Usaha mendewasakan anak dalam situasi pendidikan dengan proses   pembimbingan.

Situasi : keadaan yang diciptakan orang dewasa supaya anak mau belajar
Demarkasi Ilmu:
1.      Sesuatu dikatakan ilmu karena mempunyai wilayah bahasan.
2.      Memiliki karakteristik peristilahan yang spesifik.
3.      Objektivitas yang artinya sifat dri administrasi yang bersifat netral.
4.      Definisi.

Pancasila sebagai dasar Negara filsfat Negara dan filosofis bangsa Indonesia, merupakan suatu keharusan moral untuk secara konsisten merealisasikannya dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Secara filosofi, bangsa Indonesia sebelum mendirikan Negara sebagai bangsa yang berke-Tuhanan dan berperikemanusiaan. Secara objektif, manusia Indonesia adalah berke-Tuhanan, berperikemanusiaan yang adil dan beradab dan mempertahankan persatuan untuk mewujudkan keadilan. Atas dasar filosofis tersebut dalam hidup bernegara nilai-nilai pancasila merupakan dasar filsafat Negara. Pancasila sebagai besar falsafah Negara hasus menjadi sumber nilai pembangunan nasional yang berkaitan erat dengan politik, dan untuk memperoleh nilai dengan baik kita harus mengembangkan sistem pendidikan di Negara Indonesia itu sendiri sehingga menghasilkan manusia yang beradab dan adil.
Tujuan pancasila dalam pendidikan itu diantaranya adalah:
-          Rakyat melalui perwakilannya, menyatakan bahwa Pendidikan Nasional diarahkan untuk meningkatkan kecerdasan serta harkat dan martabat bangsa.
-           Perkuliahan Pancasila mengarahkan perhatian pada moral yang diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
-           Tujuan perkuliahan Pancasila juga untuk memberikan dasar-dasar ilmiah atau transformasi nilai melalui pengembangan pengetahuan secara ilmiah.
-          Memberikan pengertian, pancasila sebagai filsafat atau tatanilai bangsa.
-          Dengan mengetahui Pancasila secara ilmiah, mahasiswa akan memiliki ketahanan ideologis dalam menghadapi pengaruh negatif dari luar.
-          Keberhasilan dalam pendidikan Pancasila, akan membuahkan sikap mental bersifat cerdas dan penuh tanggung jawab.

Administrasi Pendidikan

Administrasi pendidikan adalah ilmu pengetahuan yang membahas pendidikan dari sudut pandang proses kerja sama antar manusia dalam mengembangkan potensi peserta didik melalui perubahan sikap dalam pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan.
Ruang lingkup dalam administrasi pendidikan yaitu proses kerja sama antar manusia dalam mengembangkan potensi peserta didik menjadi diri yang dewasa melalui pembelajaran.
Ilmu itu diperoleh dari suatu pengalaman manusia yang awalnya tidak tahu menjadi tahu, pengalaman itu dijadikan pengetahuan  dan muncul jadi sebuah teori-teori.
Teori ini saling berkaitan dengan masalah, pembuktian dan hypotesis ( dugaan sementara)
Peristilahan dalam administrasi pendidikan
-          Inspeksi
-          Nilai
-          Evaluasi
-          Kurikulum
-          Administrator

Administrasi pendidikan ini tidak jauh dari organisasi, arti dari organisasi adalah proses kerjasama antara individu/kelompok dengan memanfaatkan sumber daya untuk mencapai suatu tujuan bersama yang sudah direncanakan.
Pengertian dari pendidikan adalah aktivitas yang bernilai positif terhadap manusia seperti membimbing, mengajarkan manusia itu dapat berhasil.
Esensi dalam pendidikan adalah proses kerjasama antara dua orang atau lebih yang memanfaatkan sumber daya dengan mengembangkan peserta didik melalui sistem kelembagaan untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan secara efekti dan efisien.

Aliran-aliran dalam pendidikan:
-          Naturalisme
-          Pesimisme : manusia sesuai dengan bakat yang dimiliki
-          Optimisme : manusia bisa diolah sesuai keinginan

PengaAdministrasian :
1.      Amanat UUD
2.      Tujuan yang luas
3.      Meliputi wilayah nusantara
4.      Melibatkan kerjasama yang luas.
5.      Anggaran yang besar
6.      Jumlah peseta didik yang banyak
7.      Jangka waktu yang panjang
           






Fungsi Dalam Administrasi


No.
     Fungsi
Ahli 

1

2

3

4

5

6

7
1.
John F. Mee
Planning
Organizing
     -
Motivating
    -
   -
controlling
2.
Henry Fayol
Planning
Organizing
     -
commanding
coordinating
   -
controlling
3.
H. koontz &
Eryl o’donnel

Planning

Organizing

Staffing

Directing

    -

   -

Controlling
4.
G. R. Terry
Planning
Organizing
      -
Actuating
    -
   -
Controlling
5.
Luther Gulick
Planning
Organizing
Staffing
Directing
coordinating
reporting
Controlling
6.
Edward A. Litch field
Descisron making
programming
      -
Directing
    -
   -
Controlling


 Konsep manajemen :

Plan    : rencana
Do      : lakukan
Check : periksa / laksanakan
Action : Aktivitas lanjutan

Fungsi manajemen/administrasi:
·         Fungsi organik       : sesuatu yang wajib ada di dalam manajemen/administrasi
·         Fungi non-Organik : sesuatu yang tidak wajib ada tapi penting

Categories:

0 komentar:

Poskan Komentar

Look @ Me

Total Tayangan Laman

Radio

Chat